PELATIHAN LELE HIGIENIS & PELATIHAN PAKAN SUPER MURAH 80 % PRAKTEK. MATERI PEMBENIHAN, PEMBESARAN, PUPUK HIGEINIS (OBAT PENYAKIT)DLL HUB. 0815 6323 5990
TERSEDIA MESIN PAKAN
Banner
KARYA TH 2013
Banner
BERAGAM IKAN TAWAR
Animasi Ikan on Make A Gif
make animated gifs like this at MakeAGif
TERSEDIA MESIN PAKAN
Banner
Banner
PAKAN MURAH
Banner
PUPUK HIGEINIS
Banner
PLATIHAN ONLINE
Banner
Cuplikan DVD Pelatihan
Banner
Profile Finish on Make A Gif
make animated gifs like this at MakeAGif
BINA INSAN PERIKANAN INDONESIA (BIPI) SUKABUMI - Pencipta Pupuk Higeinis, Obat Penyakit Lele Terampuh & Formula Pakan Super Murah
Banner
Banner
Banner
Banner

Membuat Pakan Ikan Lele Yang Beraroma Kuat

Pakan ikan lele dan ikan-ikan lainnya harus beraroma kuat atau memiliki bau yang khas dan tajam. Ini sangat penting, terutama untuk mengundang selera makan ikan. Dari aroma inilah yang pertama kali tercium oleh ikan, sebelum merasakannya. Dengan aroma yang kuat dan bau yang khas, ikan akan langsung memburunya, lalu menangkap, dan memakannya satu demi satu. Bahkan ikan yang kebetulan jauh dari tempat pemberian pakan akan mengikuti jejak yang lain. Apalagi ikan yang ditebar dengan kepadatan tinngi, karena ukahnya dapat terbawa oleh ikan-ikan yang lainnya.

Agar beraroma kuat dan berbau khas, maka pakan ikan lele harus dibuat dari bahan-bahan yang memiliki aroma kuat pula. Aroma yang paling kuat dimiliki oleh bahan dari hewan, diantaranya tepung ikan. Bahan ini umumnya dibuat dari ikan-ikan laut. Namun tidak semua jenis ikan. Dan tidak semua wilayah laut memiliki ikan seperti itu. Bahan lainnya adalah tepung pellet. Bahan ini bisa diperoleh di toko-toko penjual pakan ternak (poultry shop). Tak ketinggalan bahan nabati juga bisa membantu memperkuat aroma. Bahan tersebut diantaranya dedak, tepung kedelai dan tepung daun.

Kekuatan aroma pakan sangat tergantung dari formulasinya, atau persentase setiap bahannya. Semakin tinggi persentase tepung ikan atau tepung pelet, maka semakin kuatlah aromanya. Sebaliknya, semakin rendah persentase tepung ikan atau tepung pelet, maka semakin rendah pula aromanya. Namun kekuatan aroma tersebut harus dihitung secara ekonomis. Jika persentase tepung ikan rendah, tapi beraroma kuat, itu sudah cukup. Soal aroma, BIPI telah membuat sebuah formulasi dengan persentase tepung ikan yang rendah. Hasilnya, ikan mau makan dengan lahap.

 

 

Informasi Terkini

Artikel Terpopuler

### USNI ARIE BIPI ###
Banner
KARYA TH 2000
Banner
KARYA TH 2012
Banner
Banner
Banner
BUKU TERBARU TH 2014
Banner
PROMO PAKAN MURAH
Banner
We have 9 guests online
PENGUNJUNG
mod_vvisit_counterHari ini361
mod_vvisit_counterKemarin826
mod_vvisit_counterBulan ini16644
mod_vvisit_counterTotal512933