Newsflash

Belajar perikanan bisa dengan siapa saja. Tetapi belajar dari ahlinya, terutama dari para penulis dan praktisi yang berpengalaman pasti lebih baik. Selain lebih detail juga cara penyampaiannya mudah dimengrti. Tak hanya teori yang bisa dipelajari dari mereka, tetapi juga pengetahuan praktis di lapangan. Pengetahuan ini akan memudahkan Anda dalam memulai usaha dan menjalankannya. Tidak mustahil, Anda bisa langsung sukses.

Selama ini, BIPI (Bina Insan Perikanan Indonesia) terkesan hanya dengan diri saya (Usni Arie). Kesan itu sangat wajar, karena selama ini baru saya yang terjun untuk menangani semuanya, mulai dari membuat kurikulum, menyiapkan sarana dan fasilitas hingga menyampaikan materi. Sebagai pendiri, saya bervisi agar lembaga ini menjadi tempat pelatihan terkemuka di Indonesia, sekaligus sumber informasi teknologi perikanan.

Kini kesan itu harus segera dihilangkan, karena yang menangani BIPI bukan hanya saya, tetapi juga didukung yang lainnya, yaitu para penulis buku perikanan dan para praktisi yang sudah berpengalaman dibidangnya. Pengalaman mereka bukan setahun dua tahun atau belasan tahun, tetapi sudah puluhan tahun, bahkan ada yang lebih dari 30 tahun. Masa pensiun bukan halangan untuk tetap berkarya untuk kemajuan perikanan Indonesia.

Saya sendiri (Usni Arie), telah menulis 13 judul buku. Buku-buku tersebut oleh Penebar Sawadaya Jakarta, penerbit buku terkemuka. Latar belakang pendidikan perikanan, yaitu Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM 1982) dan pengalaman bekerja di Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi selama lebih dari 30 tahun telah menjadi suatu kelebihan dari yang lain. Ditambah dengan pengalaman menjadi konsultan perikanan, pemateri di Trubus, web master dan pengalaman lainnya.

R. Eko Prihartono (Pemateri Gurame), berlatang belakang pendidikan perikanan Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM), lulus tahun 1982. Setelah lulus, langsung bekerja di Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi hingga sekarang, dengan menangani hampir semua jenis ikan air tawar. Sambil bekerja, menulis 3 judul buku yang diterbitkan oleh Penebar Swadaya Jakarta. Selanjutnya menjadi konsultan perikanan, dan fropesi lainnya.

Cecep Muharam (Pemateri ikan mas), memang bukan berlatar belakang sekolah perikanan, tapi beliau telah mengikuti pendidikan perikanan selama 6 bulan. Setelah itu, langsung bekerja di Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi hingga sekarang, lebih banyak menangani ikan mas. Sambil bekerja, menulis 1 judul buku yang diterbitkan oleh Penebar Swadaya Jakarta. Selain bekerja, beliau juga punya farm (kolam) sendiri.

Masih banyak lagi praktisi lainnya, diantaranya Agus Sasongko, M.Si. (Pemateri Ikan Sidat), Juansyah Rasidik, S.Pt (Pemateri Ikan Patin), Fredrik Lantang, M.Si (Pemateri Kualitas Air dan Pakan). Kekuatan itu sudah cukup bagi saya untuk memulai menjalankan BIPI, walau selama perjalanannya tetap harus melakukan perbaikan. Yang pasti, BIPI dapat menjadi tempat belajar perikanan.

Mulailah sesuatu dengan yang terbaik. Karena hasilnya pasti lebih baik. Mari belajar perikanan bersama Bina Insan Perikanan Indonesia (BIPI).

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Animasi Ikan on Make A Gif
make animated gifs like this at MakeAGif
Banner
Banner
Banner
Banner
Profile BIPI 2015
make animated gifs like this at MakeAGif

Pelatihan Lele Sangkuriang, Resep Pencegah Penyakit Lele

Dari dulu hingga sekarang, penyakit telah menjadi salah kendala utama dalam budidaya lele. Terlebih lagi pada musim hujan dimana air kolam berubah drastis. Akibatnya sangat fatal. Bukan hanya menurunkan tingkat kehidupan lele atau survival rate (SR), tetapi juga bisa menyebabkan kematian total atau kegagalan panen dan menimbulkan kerugian besar.

Tapi jangan khawatir, UF-two telah menemukan resepnya. Tidak rumit, tetapi simpel. Bukan dengan antibiotik atau bahan kimia, tetapi dengan bahan alami. Bukan membeli, tetapi dengan membuat sendiri. Dan juga bukan dengan biaya mahal, tetapi dengan biaya murah. Semoga menjadi yang terbaik. Resep ini akan menjadi materi pelatihan awal Bulan Maret 2011. 

Berikut seluruh materinya :

A. TEORI

1.

Bisnis Lele Sangkuriang

31.

Cara Pengapuran Kolam

2.

Peluang Pasar

32.

Cara Pemupukan Kolam

3.

Mengapa Harus Greehouse

33.

Cara Penebaran Larva

4.

Memilih Tahapan Usaha

34.

Cara Pemberian Cacing Sutra

5.

Mengenal Kebiasaan Makan

35.

Cara Pemberian Kutu Air

6.

Siklus Hidup dan Pembiakan

36.

Cara Panen Benih di Kolam Terpal

7.

Persyaratan Lahan

37.

Cara Penanganan Benih

8.

Jenis-jenis Kolam

38.

Cara Menghitung Benih

9.

Membuat Kolam Terpal

39.

Memproduksi Benih Ukuran 4 – 6 cm

10

Menyiapkan Sarana Produksi

40.

Kegiatan Produksi Benih 4 – 6 cm

11.

Beda Jantan dan Betina

41.

Memroduksi Benih Ukuran 7 – 8 cm

12.

Induk Jantan dan Betina yang Baik

42.

Kegiatan Pproduksi 7 – 8 cm

13.

Cara Membeli Induk

43.

Memproduksi Ukuran Konsumsi

14.

Membuat Induk Sendiri

44.

Kegiatan Produksi Lele Konsumsi

15.

Peralatan dan Sarana Produksi

45.

Menebar Benih Yang Baru Diangkut

16.

Budidaya Lele Sangkuriang

46.

Pemijahan Alami

17.

Memproduksi Larva Lele

47.

Mencegah Serangan Penyakit

18.

Tahapan Kegiatan Produksi Lava

48.

Teknik Mengobati Penyakit

19.

Pemeliharaan Induk

49.

Menebar Benih Yang Baru Diangkut

20.

Seleksi Induk di Kolam Induk

50.

Menampung Benih yang Baru Diangkut

21.

Pemberokan

51.

Kultur Cacing Sutra

22.

Seleksi Induk di Kolam Pemberokan

52.

Kultur Kutu air

23.

Penyuntikan Induk Betina

53.

Mengawetkan Kutu Air

24.

Pembuatan Larutan Sperma

54.

Membuat Probiotik

25.

Mengurut Telur & Nyampur Sperma

55.

Analisa usaha produksi larva

26.

Penetasan Telur

56.

Analisa produksi usaha benih 2 – 3 cm

27.

Panen Larva dari Kolam Penetasan

57.

Analisa usaha produksi benih 4 - 6 cm

28.

Menghitung Larva

58.

Analisa usaha produksi benih 7 - 8 cm

29.

Memproduksi Benih Ukuran 2 – 3 cm

59.

Analisa usaha produksi lele konsumsi

30

Kegiatan Produksi Benih 2 – 3 cm

60.

Resep Masakan Lele

B. PRAKTEK

1.

Membedakan Jantan dan Betina

5.

Mengurut telur

2.

Mengetahui induk yang matang gonad

6.

Mencampur spema

3.

Penyuntikan induk betina

7.

Menebar telur

4.

Membuat larutan sperma

8.

Membuat probiotik

UF-two selalu memberi materi yang lengkap